STT Garut Bertransformasi Menjadi Institut Teknologi Garut

Garut – Perubahan bentuk institusi dari Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG) menjadi Institut Teknologi Garut (ITG) memberikan angin segar bagi dunia pendidikan di priangan Timur khususnya di Kabupaten Garut, karena Institut Teknologi Garut menjadi Institut Teknologi pertama yang berdiri di wilayah Priangan Timur.

Berbagai Karangan Bunga Ucapan Selamat Atas Perubahan Nama Dari STTG Menjadi ITG. (Foto: Hidir Hidayat – grahabignews.com)

Pembangunan infrastruktur penunjang seperti sarana dan prasarana pendukung di Institut Teknologi Garut (ITG) terlihat berkembang pesat dan signifikan. Apalagi dengan hadirnya dua program studi penyempurna yang diharapkan bisa menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan masa kini di dunia pendidikan.

Bangunan ITG. (Foto: Hidir Hidayat – grahabignews.com)

Program studi yang dikenal masyarakat Garut, bahkan luar Garut untuk ITG ini sebanyak 3 program studi yaitu S1 Teknik Industri, S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Informatika, ketiga prodi tersebut telah banyak menelurkan sarjana lulusan terbaik dari kampus tersebut. Kini, seiring perubahan nama, bertambah dua program studi baru yaitu S1 Arsitektur dan S1 Sistem Informasi.

“Penambahan program studi baru ini menambah bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, dan diharapkan bisa menjawab tantangan Revolusi Industri di masa depan, ” ujar M. Rikza Nashrullah, M. Kom selaku Humas ITG, Jum’at (13/08).

Hal tersebut diperkuat dan didukung juga dengan akreditasi institusi yang sudah diraih oleh Institut Teknologi Garut (ITG), yaitu Akreditasi Intitusi dengan predikat “Baik Sekali” yang dibuktikan dengan penghargaan dari LLDikti sebagai peringkat-1 perguruan tinggi dengan peringkat klaster terbaik di tingkat Jabar dan Banten.

Diharapkan Rikza, semoga dengan berubahnya status Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STT) Garut menjadi Institut Teknologi Garut (ITG), dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Tentunya sistem informasi yang mendukung dapat menjembatani antara dunia bisnis dengan teknologi informasi dan arsitektur juga berkaitan dengan merancang sebuah bangunan, Mulai dari bentuk luar bangunan yang menarik, mendesain interior yang menarik, analisis kebutuhan ruang dari fungsi bangunan itu sehingga bangunan menjadi optimal.” ujarnya.

Perlu diketahui, perubahan bentuk STT Garut menjadi Institut Teknologi Garut berdasarkan Keputusan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi Republik Indonesia nomor 303/E/O/2021 tentang izin perubahan bentuk sekolah Tinggi Teknologi Garut di Kabupaten Garut menjadi Institut Teknologi Garut di Kabupaten Garut provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh yayasan Al Musaddadiyah.

Sambungnya, Setelah menerima Surat Keputusan dari Kemenristekdikbud berlanjut kepada mensosialisasikan perubahan status tepatnya di bulan Agustus ini.

“Alhamdulillah, apabila kita lihat, animo masyarakat atau respon sejak awal pembukaan penerimaan mahasiswa baru di kedua program studi tersebut luar biasa sekali,” katanya.

Lanjut Rikza, ini menjadi awal yang baik bagi pengembangan kemajuan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Garut, khususnya dan bangsa Indonesia pada  umumnya.

Disebutkan Rikza, walaupun baru beberapa hari di Informasikan sejak awal pembukaan penerimaan pada kedua program studi tersebut, calon mahasiswa yang mendaftar masuk Institut Teknologi Garut (ITG) sudah cukup menggembirakan.

Hal ini, jelas dia, terlihat dari data yang masuk yaitu sudah sekitar 20 orang calon mahasiswa yang mendaftar dan ini akan berpotensi akan terus bertambah mengingat penerimaan mahasiswa baru belum selesai ditutup.

Rikza berharap masyarakat Garut segera untuk bergabung ke Institut Teknologi Garut (ITG) dan memasukan putra-putrinya untuk kuliah di Institut Teknologi Garut (ITG), mengingat pembukaan penerimaan mahasiswa baru akan ditutup Akhir bulan Agustus ini.

Sumber: grahabignews.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *